Arsip Kategori: Pendidikan

TerUJI Bupati Berbakti Pada Guru

GURU merupakan pahlwan tanpa tanda jasa merupakan peribahasa yang maksudnya bahwa guru adalah pejuang dalam mencerdaskan anak bangsa sehingga jasanya begitu besar, namun terkadang tidak diberikan tanda jasa atau penghargaan apapun.
Beda saat Dr.H.Ujang Iskandar,ST,M.Si memimpin dan naik singgasana bupati, semua guru mendapatkan dan merasakan perubahan, khususnya dari segi kesejahteraannya kian diperhatikan.
Di era kepemimpinan Dr.H.Ujang Iskandar,ST,M.Si yang menyadari bahwa dirinya menjadi orang besar sebagai pemimpin rakyat ini pun berkat jasa besar guru, dirinya bisa membuktikan balas budi.
Budi baik guru dibalas bupati dengan berbagai program kesejahteraan yang nyata, bukan hanya janji-janji angin surga yang palsu dan semu, yaitu dalam bentuk insentif yang diserahkan secara kolektif dirapel selama setahun.
“Baru di zaman Pak Ujang lah guru-guru bisa mendapat intensif. Tidak hanya para guru pegawai negeri sipil (PNS) saja, tapi sampai ustaz dan ustazah pun dapat intensif,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kobar Muhammad Yadi.
Komitmen seorang Dr.H.Ujang Iskandar,ST,M.Si dalam memimpin dengan menerapkan pemerataan dan berkeadilan pun amat jelas terang benderang kelihatan.
Ternyata bukan hanya kalangan muslim yang mendapat perhatian, sebagai kepala pemerintah yang menjadi miliki semua orang, semua suku, semua agama, bupati juga memberikan insentif bagi para pendeta.
“Muslim maupun nonmuslim dapat insentif. Begitu juga guru agama non-PNS, yaitu para honorer juga dapat. Kami diinstruksikan bupati berkoordinasi dengan Depag (Kantor Kementerian Agama) sehingga penyaluran insensif ini lancar dan sampai kepada yang bersangkutan dengan tepat sasaran,” jelas Yadi.
Para guru yang mendapat insensif pun dirasakan di semua jenjang pendidikan, yaitu baik dari tingkatan guru TK (taman kanak-kanak), sekolah dasar (SD), maupun yang sederajat dengan SMP dan SMA.
Kesemua data dan fakta ini semakin menasbihkan sosok Dr.Ujang Iskandar,ST,M.Si memang sesuai dengan slogan yang paling populer di tengah masyarakat yaitu UJI-BP berarti teruji membawa perubahan.
Bukti dan buah dari kerja keras yang nyata serta tulus mengabdikan diri bagi masyarakat ini lah yang dikonfirmasikan oleh angka-angka persentase lembaga survei tentang popularitasnya di tengah begitu tinggi yang mencapai kisaran 70%-80%.
Angka hasil survei ini pula sekaligus bukti bahwa begitu tingginya kepuasan masyarakat atas hasil kerja bupati sehingga menasbihkan diri Dr.H.Ujang Iskandar,ST,M.Si bersama Bambang Purwanto,S.ST untuk dilanjutkan dalam memimpin Kobar ke depan menuju hari esok yang lebih jaya.
Bila kita selami dari program kesejahteraan memberikan intensif bagi guru ini, ternyata amat besar dan luas implikasinya bagi semua lapisan dan sendi-sendi kehidupan di daerah ini.
Hanya dengan memberikan insentif ini, guru semakin meningkat produktivitas dan kinerjanya semakin fokus yang otomatis mencerdaskan generasi penerus dan membanggakan para orang tua di enam kecamatan se-Kabupaten Kobar ini.
Pendek kata, logika singkatnya adalah bahwa hanya dengan memberikan insentif bagi guru maupun ustaz-ustazah ini, bupati berjasa besar bukan sekadar dalam mencerdaskan generasi penerus di seantero Kobar ini dari segi ilmu formal umum saja.
Akan tetapi, sampai juga dalam melahirkan generasi Islami yang beraklakul karimah, saleh dan salehah dalam mewujudkan masyarakat madani, masyarakat yang teratur hidup dan kehidupannya, umat yang taat beragama mewujudkan Kobar yang baldatun thoyyibatun warobbun ghoffur.

SOEMPAH PEMOEDA

Mungkin ga ada yang tahu kalo hari ini adalah hari Sumpah Pemuda. Karena mungkin pada asik dengan kesibukan masing-masing kali sehingga ape lupa ama yang namanya sumpah pemuda. Tapi mungkin ada juga yang belum hafal atau belum ngerti isi dari sumpah pemuda itu sendiri. Bisa gawat tuh masa’ kita sebagai pemuda-pemudi Indonesia, ga tau isi Sumpah Pemuda. Nah apa itu nyang namanya Sumpah Pemuda ???….Sumpah pemuda adalah sumpah setia yang telah diucapkan oleh para pemuda-pemudi Indonesia dahulu atau yang lebih akrab disebut Kongres Pemuda II. Sumpah Pemuda ini lahir pada tanggal 28 Oktober 1928. Latar belakang lahirnya Sumpah Pemuda karena pada masa itu para pemuda berjuang untuk ikut memerdekakan Indonesia yang masih memiliki sifat kedaerahan. Walaupun sebenarnya tujuan utama mereka sama yaitu memerdekakan Indonesia. Tapi cara penyampaian mereka kurang tepat. Para pemuda beranggapan jika mereka bersatu dengan daerah lain, maka daerah mereka juga akan dikuasai.
images images

Gagasan kongres pemuda II ini berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Sehingga dalam perumusan Sumpah Pemuda ini dibagi dalam tiga kali rapat. Rapat pertama diadakan pada hari Sabtu, 27 0ktober 1928 di gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan Banteng. Para perumus berharap dengan adanya organisasi ini bisa memperkuat persatuan dan kesatuan dihati para pemuda. Sedangkan rapat ke-dua, pada hari Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop. Menyampaikan bahwa pendidikan anak di sekolah dan di rumah itu harus sama. Nah..Sumpah Pemuda ini merupakan tonggak lahirnya kesadaran bangsa Indonesia untuk bersatu. Makanya kita harus benar-benar memaknai arti sumpah pemuda bagi diri kita. Kalo bukan kita siapa lagi yang bisa menghargai bangsa kita.
Lanjutkan membaca SOEMPAH PEMOEDA